Jl. Loji - Pangkalan Desa Cintaasih, Kec. Pangkalan Kab. Karawang email : smkipteksanggabuanapangkalan@gmail.com

Tuesday, 22 September 2020

Menerapkan disiplin disekolah sedini mungkin






         Disiplin merupakan suatu kegiatan yang dilakukan agar tidak melanggar peraturan yang berlaku demi terciptanya suatu tujuan. Disiplin tidak hanya dilakukan di rumah tapi disiplin juga bisa dilakukan di sekolah. Dengan adanya disiplin di sekolah murid-murid akan melakukan segala sesuatu dengan tertib dan teratur sehingga tercapainya impian dan tujuan dalam hidup.


Kegiatan sekolah merupakan salah satu bentuk dari disiplin seperti guru maupun murid berperilaku sopan santun, bahasa yang baik dan benar. Dan murid menerima teguran atau hukuman yang adil. Serta guru dan murid bekerjasama dalam membangun, memelihara dan memperbaiki aturan-aturan dan norma-norma.

Belajar Materi Virus Sangat Penting Loooh

        



        Kata virus berasal dari bahasa Lation, yakni virion yang berarti racun. Penemuan virus berkembang dari masa ke masa, mulai dari 1883 hingga 1935. Ciri-ciri virus; bisa berkembang biak dalam sel hidup, punya 1 asam nukleat (DNA atau RNA saja), bersifat seperti benda mati, berukuran sangat kecil. Bentuk virus; batang, peluru, bulat, benang, polihedral, dan seperti huruf T. Struktur virus; kepala, kapsid, asam nukleat, leher, ekor.


Sejarah Penemuan Virus
Virus berasal dari bahasa Latin, yaitu virion, yang artinya racun. Lalu, bagaimana awal mula virus ditemukan?


1. Adolf Meyer

Sejarah penemuan virus dimulai pada tahun 1883, setelah seorang ilmuwan asal Jerman, Adolf Meyer, menemukan adanya bintik-bintik kuning pada daun tembakau. Mengetahui hal itu, Meyer mencoba mengekstraksi getah tembakau tersebut lalu menyemprotkannya pada tembakau yang masih sehat. Ternyata, tembakau yang sehat tersebut juga mengalami bintik-bintik kuning. Lalu, Meyer meneliti getah tembakau tersebut menggunakan mikroskop, ternyata tidak ditemukan adanya bakteri, sehingga ia berkesimpulan bahwa makhluk yang menyerang tembakau tersebut berukuran lebih kecil dari bakteri.


2. Dmitri Ivanovsky

Pada tahun 1892, ilmuwan asal Rusia, Dmitri Ivanovsky melakukan penelitian yang sama dengan Meyer, yaitu menyaring getah tembakau yang sakit. Perbedaannya, Dmitri menyaring getah tersebut dengan saringan bakteri. Lalu hasil saringan tersebut disemprotkan pada tembakau yang sehat, ternyata tembakau juga menjadi sakit.


3. Martinus Beijerinck

Beijerinck merupakan ilmuwan asal Belanda yang melakukan penelitian sama dengan dua peneliti sebelumnya, bedanya Beijerinck mencoba untuk menonaktifkan makhluk penyebab penyakit tersebut menggunakan alkohol. Hasilnya alkohol tidak bisa menonaktifkan makhluk tersebut. Beijerinck menyebutnya sebagai virus lolos saring.


4. Wendell Meredith Stanley

Seorang ilmuwan asal Amerika Serikat, Stanley, berhasil mengristalkan makhluk penyebab penyakit pada tembakau pada tahun 1935. Kemudian, penyakit tersebut diberi nama Tobacco Mosaic Virus (TMV).


Ciri-ciri Virus


Adapun ciri-ciri yang dimiliki virus adalah sebagai berikut.

  1. Virus bisa bersifat seperti benda hidup, contohnya bisa berkembang biak jika berada di dalam sel hidup.
  2. Memiliki satu asam nukleat, DNA atau RNA saja.
  3. Virus bisa bersifat seperti benda mati, contohnya tidak melakukan metabolisme, tidak bernapas, tidak bergerak, dan berbentuk kristal jika berada di luar sel hidup.
  4. Berukuran sangat kecil, yaitu antara 20 dan 300 nm.

Bentuk Virus

Ternyata, virus bermacam-macam bentuk, lho. Ingin tahu apa saja?

  1. Berbentuk batang, contohnya TMV (Tobacco Mosaic Virus).
  2. Berbentuk batang dan berujung oval seperti peluru, contohnya Rhabdovirus.
  3. Berbentuk bulat, contohnya HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan Orthomyxovirus.
  4. Berbentuk filamen atau benang, contohnya virus Ebola.
  5. Berbentuk polihedral, contohnya Adenovirus.
  6. Berbentuk seperti huruf T, contohnya bakteriofag, yaitu virus yang menyerang bakteri Escherichia coli.

Berikut ini gambarnya.


Struktur Virus 

Virus tidak digolongkan dalam organisme seluler karena tidak memiliki bagian-bagian sel seperti, dinding sel, membran sel, sitoplasma, serta organel sel lainnya. Adapun struktur tubuh virus bakteriofag adalah sebagai berikut.

1. Kepala

Kepala bagian dalam mengandung asam nukleat, sedangkan bagian luarnya diselubungi oleh kapsid. Untuk virus bakteriofag, kepalanya berbentuk polihedral dengan jenis asam nukleatnya DNA.

2. Kapsid

Kapsid merupakan selubung luar virus yang mengandung banyak subunit protein yang disebut kapsomer. Kapsid terdiri dari beberapa bentuk, sehingga berpengaruh pada bentuk virusnya.

3. Asam nukleat

Asam nukleat yang dimiliki virus hanya satu, yaitu DNA atau RNA saja. Asam nukleat inilah yang nantinya berfungsi sebagai informasi genetik untuk replikasi.

4. Leher

Leher merupakan penghubung antara kepala dan ekor. Leher berfungsi sebagai saluran keluarnya asam nukleat menuju ekor.

5. Ekor

Ekor virus terdiri dari serabut ekor dan lempeng dasar. Ekor ini berfungsi untuk menempel pada inang.
Berikut ini merupakan struktur virus selain bakteriofag yang telah ditemukan.


Cara Hidup Virus 

Virus tergolong dalam parasit intraseluler obligat karena hanya dapat hidup di dalam sel yang hidup. Artinya, jika sel tersebut mati, virus tidak akan mati melainkan mengristal. Sel hidup yang ditumpangi virus disebut sel inang. Bagaimana cara virus mengenali inangnya? Yaitu menggunakan sistem lock key atau kesesuaian. Berdasarkan jenisnya, sel inang dibagi menjadi dua, kisaran inang luas dan kisaran inang sempit. 
Virus dengan kisaran inang luas bisa menginfeksi beberapa inang, contohnya virus flu burung bisa menginfeksi unggas, babi, dan manusia. Sedangkan virus dengan kisaran inang sempit hanya bisa menginfeksi inang tertentu saja, contohnya virus flu hanya menginfeksi sel-sel di saluran pernapasan dan virus bakteriofag hanya bisa menginfeksi bakteri Escherichia coli. Penularan virus dari satu inang ke inang yang lain bisa melalui udara, lendir, air, darah, atau melalui perantara seperti nyamuk.

Perkembangbiakan Virus

Klasifikasi Virus 

Klasifikasi virus tergolong cukup banyak, yaitu berjumlah enam. Semuanya didasarkan pada persamaan ciri yang dimiliki. Ingin tahu lebih lanjut?

1. Klasifikasi virus berdasarkan ada tidaknya selubung pada nukleokapsid

Terdapat dua kelompok virus dalam klasifikasi ini, yaitu sebagai berikut.

  • Virus berselubung yaitu virus yang selubungnya terdiri dari lipoprotein dan glikoprotein, contohnya Poxyvirus, Herpesvirus, Togavirus, Rhabdovirus, dan Paramyxovirus.
  • Virus telanjang yaitu virus yang tidak memiliki selubung pada nukleokapsidnya, contohnya Papovirus, Adenovirus, Picornavirus, dan Reovirus.

2. Klasifikasi virus berdasarkan jumlah kapsomernya

Terdapat lima kelompok virus dalam klasifikasi ini, yaitu sebagai berikut.

  1. Virus dengan 32 kapsomer, contohnya Parvovirus.
  2. Virus dengan 60 kapsomer, contohnya Picornavirus.
  3. Virus dengan 72 kapsomer, contohnya Papovirus.
  4. Virus dengan 162 kapsomer, contohnya Herpesvirus.
  5. Virus dengan 252 kapsomer, contohnya Adenovirus.

3. Klasifikasi virus berdasarkan jenis sel inangnya

Berdasarkan jenis sel inangnya, virus dikelompokkan menjadi empat, yaitu sebagai berikut.

  1. Virus penyerang bakteri, misalnya virus T.
  2. Virus penyerang tanaman, misalnya TMV dan Tungro.
  3. Virus penyerang hewan, misalnya virus rabies dan flu burung.
  4. Virus penyerang manusia, misalnya polio, HIV, dan flu.

4. Klasifikasi virus berdasarkan tipe genom dan metode replikasinya

Berdasarkan tipe genom dan replikasinya, virus dibagi menjadi tujuh kelompok, yaitu sebagai berikut.

  1. Virus tipe I memiliki DNA utas ganda dan reproduksinya dengan cara replikasi, contohnya Herpesvirus.
  2. Virus tipe II memiliki DNA utas tunggal dan reproduksinya dengan cara replikasi, contohnya virus MVM.
  3. Virus tipe III memiliki RNA utas ganda dan reproduksinya secara replikasi, contohnya Reovirus.
  4. Virus tipe IV memiliki RNA utas tunggal (+) dan reproduksinya secara replikasi, contohnya virus polio.
  5. Virus tipe V memiliki RNA utas tunggal (-) dan reproduksinya secara replikasi, contohnya virus rabies.
  6. Virus tipe VI memiliki RNA utas tunggal (+) dengan DNA perantara dan reproduksinya secara transkriptasi balik, contohnya virus AIDS.
  7. Virus tipe VII memiliki RNA utas ganda dengan RNA perantara dan reproduksinya secara transkriptasi balik, contohnya Heparnavirus.

5. Klasifikasi virus berdasarkan jenis asam nukleatnya

Berdasarkan asam nukleatnya, virus dikelompokkan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

  1. Virus DNA yaitu virus yang asam nukleatnya berupa DNA, contoh Parvovirus.
  2. Virus RNA yaitu virus yang asam nukleatnya berupa RNA, contoh Picornavirus.

6. Klasifikasi virus berdasarkan bentuk dasarnya

Berdasarkan bentuk dasarnya, virus dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu sebagai berikut.

  1. Virus bentuk iksohedral memiliki sumbu rotasi ganda dan tata ruangnya dibatasi oleh 20 segitiga sama sisi, contohnya virus polio.
  2. Virus helikal memiliki satu sumbu rotasi, bentuknya menyerupai batang panjang, nukleokapsid tidak kaku, dan berbentuk heliks, contohnya virus flu.
  3. Virus kompleks memiliki struktur lebih kompleks daripada jenis virus lainnya, contoh virus cacar.
Manfaat Virus



Mungkin Quipperian bertanya-tanya, apakah benar jika virus bermanfaat? Bukannya virus selalu merugikan makhluk hidup?
Jika ditinjau dari satu sisi saja, pernyataan di atas memang benar. Akan tetapi, jika dianalisis kembali sifat, struktur, dan klasifikasinya, ternyata virus masih bisa dimanfaatkan untuk membantu makhluk hidup. Apa saja manfaatnya?

  1. Virus memiliki selubung yang tersusun dari subunit protein. Protein selubung dari virus ini bisa dimanfaatkan untuk membuat vaksin protein agar terbentuk respon kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.
  2. Bisa digunakan untuk terapi gen melalui rekayasa genetika.
  3. Pengobatan secara biologis, yaitu dengan melemahkan atau membunuh bakteri yang bersifat patogen.
  4. Ilmuwan dari Inggris berhasil menginokulasi partikel virus dan mencampurnya dengan senyawa Fe atau besi untuk membuat kapasitor.
  5. Sebagai biopestisida, yaitu pestisida biologis di bidang pertanian yang tidak mencemari lingkungan.
  6. Produksi interferon, yaitu senyawa yang mampu mencegah replikasi virus di dalam inang.
  7. Pembuatan hormon insulin, dengan cara mencangkokkan virus ke dalam gen penghasil insulin dalam tubuh bakteri agar dihasilkan insulin dalam jumlah besar.
Penyakit yang Disebabkan oleh Virus

Adapun penyakit yang disebabkan oleh virus, baik pada manusia, hewan, dan tumbuhan adalah sebagai berikut.

  1. Cacar variola disebabkan oleh virus jenis Orthopoxvirus.
  2. Campak disebabkan oleh Morbilivirus.
  3. AIDS disebabkan oleh HIV, yaitu Human Immunodeficiency Virus.
  4. Flu disebabkan oleh virus influenza atau parainfluenza.
  5. Flu burung disebabkan oleh HPAIV yaitu High Pathogenic Avian Influenza Virus.
  6. Rabies disebabkan oleh Rhabdovirus.
  7. Tetelo disebabkan oleh virus NCD.
  8. Mosaik disebabkan oleh TMV atau Tobacco Mosaic Virus.

INFORMASI PENDAFTARAN



Untuk pendaftaran siswa-siswi baru bisa daftar dengan Online atau datang langsung ke gedung SMK IPTEK Sanggabuana Pangkalan Jl. Pangkalan – LojiDesa Cintaasih, Kec. Pangkalan Kabupaten Karawang 41362.

Email : smkipteksanggabuanapangkalan@gmail.com
Website : smkipteksanggabuana.sch.id



Terimakasih 

MENJALIN SILATURAHMI DENGAN ALUMNI

 Hai kalian alumni SMK IPTEKSanggabuana mari jalin silaturahmi yuuuuk dengan cara mendaftarkan diri kalian di website smmkipteksanggabuana.sch.id 

NIHON GO di Smk IPTEK Sanggabuana

おはようございます、、、 Ohayou gozaimasu ~ selamat pagi..

Untuk memulai ajaran baru, di sekolah Smk Iptek Sanggabuana pangkalan di lengkapi dengan mata pelajaran baru yaitu "NIHON GO" atau Bahasa Jepang.
  • siswa bisa belajar Bahasa Jepang、
おはようございます。


私はの学生です。

  • kebudayaan Jepang



Saturday, 9 January 2016





PROFIL SEKOLAH SMK IPTEK SANGGABUANA PANGKALAN - KARAWANG


Provinsi
: Prop. Jawa Barat
Kab/Kota
: Kab. Karawang
A. Identitas Sekolah
Nama Sekolah
: SMKS IPTEK SANGGA BUANA
NPSN / NSS
: 20265214 / 402022108001
Jenjang Pendidikan
: SMK
Status Sekolah
: Swasta
B. Lokasi Sekolah
Alamat
: RAYA LOJI - PANGKALAN
RT/RW
: 3/1
Nama Dusun
: Tegalloa
Desa/Kelurahan
: Cintaasih
Kode pos
: 40136
Kecamatan
: Kec. Pangkalan
Lintang/Bujur
: -6.4852000/107.2287000
C. Data Pelengkap Sekolah
Kebutuhan Khusus
: -
SK Pendirian Sekolah
: 10
Tgl SK Pendirian
: 2005-01-14
Status Kepemilikan
: Yayasan
SK Izin Operasional
: 421.3 / Kep.346 Huk 2010
Tgl SK Izin Operasional
: 2010-05-07
SK Akreditasi
: 02.00/694/BAP-SM/X/2011
Tgl SK Akreditasi
: 2011-10-28
No Rekening BOS
: 0015888520100
Nama Bank
: Bank Jabar Banten (B
Cabang / KCP Unit
: Karawang
Rekening Atas Nama
: SMK Iptek Sanggabuana Pangkalan
MBS
: Ya
Luas Tanah Milik
: 1000 m2
Luas Tanah Bukan Milik
: 0 m2
NPWP
:
C. Kontak Sekolah
Nomor Telepon
:
Nomor Fax
:
Email
: smk.iptek.sanggabuana@gmail.com
Website
:
D. Data Periodik
Kategori Wilayah
:
Daya Listrik
: 3200
Akses Internet Utama
: CBN
Akses Internet Alternatif
: Indosat IM3
Akreditasi
: B
Waktu Penyelenggaraan
: Kombinasi
Sumber Listrik
: PLN
Sertifikasi ISO
: -